Mari Mengenal Bahasa Pemrograman Javascript

Mari Mengenal Bahasa Pemrograman Javascript

Pengertian JavaScript

JavaScript atau yang biasa disingkat JS adalah bahasa pemrograman berbasis teks yang dapat digunakan pada sisi klien dan server untuk membuat halaman web menjadi interaktif. Jika HTML dan CSS menyediakan struktur dan desain ke halaman web, JavaScript menyediakan komponen interaktif yang menarik minat pengguna. Selain itu, JavaScript juga dapat memperbarui HTML dan CSS. Menariknya lagi, JavaScript mampu mengkalkulasi, memanipulasi, dan bahkan memvalidasi data.

Internet Service Provider (ISP) : GMedia

Sejarah JavaScript

Pada bulan September 1995, seorang programmer Netscape bernama Brandan Eich mengembangkan bahasa scripting baru hanya dalam 10 hari. Awalnya bernama Mocha, tetapi dengan cepat dikenal sebagai LiveScript dan, kemudian, JavaScript.

JavaScript pada mulanya ditemukan oleh Brendan Eich pada tahun 1995, yang kemudian dikembangkan untuk Netscape 2, dan menjadi standar ECMA-262 pada tahun 1997. Setelah Netscape menyerahkan JavaScript ke ECMA, yayasan Mozilla terus mengembangkan JavaScript untuk browser Firefox. Versi terbaru Mozilla adalah 1.8.5. (Identik dengan ES5).

JavaScript sejauh ini merupakan bahasa pemrograman yang paling populer di dunia. Menurut laporan Octoverse 2018 dari GitHub, ada lebih banyak repositori kode JavaScript daripada bahasa pemrograman lain, dan jumlah ini terus meningkat tahun demi tahun.

Serangkaian kerangka kerja dan pustaka JavaScript, seperti Ember, Angular, React, dan Vue, telah dikembangkan untuk memungkinkan aplikasi web yang kuat dan rumit ditulis dalam jangka waktu yang singkat. Selain software untuk klien dan server, JavaScript  saat ini bahkan memungkinkan programmer untuk menciptakan aplikasi seluler dengan menggunakan JavaScript.

Manfaat, Fungsi & Peran JavaScript

javascript berfungsi membuat sebuah halaman website lebih interaktif dan dinamis. Penggunaan kode javascript sangat dibutuhkan untuk website-website yang berorientasi pada kenyamanan pengakses (user-experience). Namun, penggunaan kode javascript ini tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan penggunaan css karena javascript juga tidak akan lepas dari html.

Ketiga bahasa pemrograman itu sangat erat kaitannya. Jika saya ibaratkan sebuah website adalah rumah, maka kode html adalah segala yang membangun dan ada dirumah tersebut (tembok, tiang, atap, pondasi, ruang keluarga, kamar, dapur, peralatan rumah tangga, dan sebagainya). Lalu, kode css adalah pengatur dan penghias rumah tersebut(tata letak, warna dan sebagainya). Dan peran javascript bisa sebagai ‘pembantu’ kode css agar pengaturan dan hiasannya lebih bagus dengan tambahan pernak-pernik misalnya. Bisa juga untuk memanipulasi kode html dengan nama/identitas tertentu. Manipulasi ini bisa berupa menyembunyikan, menganti bahkan menambahkan elemen html yang baru.

Tanpa javascript, saat melakukan aksi tertentu, misalnya meng-klik pada sebuah halaman website, maka hasil atau respon dari hasil klik tersebut harus dimuat pada halaman lain. Hal ini tentunya sangat merepotkan karena tidak setiap aksi klik menghasilkan hasil/output yang besar/banyak. Terkadang hasil sebuah aksi hanyalah sebuah kalimat “Anda berhasil memasukkan data”, misalnya.

Reference
  1. Kelebihan JavaScript – Pengertian, Sejarah, dan Cara Kerja (alterra.id)
  2. Mengenal Apa itu Javascript, Fungsi dan Contoh Penggunaannya – Devaradise
  3. JavaScript – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

oemahbeling

See all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.

Open chat
Halo
Ada Yang Bisa Dibantu