Mengenal NLP (Natural Language Processing)

Mengenal NLP (Natural Language Processing)

          Natural Language Processing  atau disingkat NLP adalah bagian dari Artificial Intelligence (AI) yang berkaitan dengan kemampuan untuk memahami bahasa alami manusia. Seperti tulisan maupun suara yang sering digunakan oleh manusia dalam percakapan sehari-hari. NLP dibuat dengan menggabungkan linguistik komputasi bersama model statistik, machine learning , dan deep learning . Semua hal tersebut kemudian digunakan untuk membantu komputer  memproses (memproses)  data teks maupun audio manusia. Membuatnya memahami data tersebut hingga mendapatkan makna penuh, lengkap dengan maksud dan sentimennya.

Jika diartikan dalam bahasa indonesia, berarti :

  • Neurologi = Pikiran dan bagaimana kita berpikir.
  • Linguistics = Bagaimana kita menggunakan bahasa dan efeknya terhadap kita.
  • Pemrograman = Bagaimana kita menyusun aksi untuk mencapai tujuan.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bahwa tidak ada definisi baku yang disepakati atas NLP. Karena itu masing-masing orang dapat memberikan definisi sesuai dengan pengertiannya.

Namun, dari 2 pendiri NLP ini, bisa memperjelas pengertian kita:

  • Richard Bandler  (Penemu NLP): Pola komunikasi internal untuk mengubah perilaku secara mental dan emosional.
  • John Grinder  (Penemu NLP): Strategi belajar proses belajar, mendeteksi dan memanfaatkan berbagai pola yang ada di dunia.

Cara Kerja NLP

           Natural Language Processing (NLP) adalah bagian dari implementasi kecerdasan buatan yang bekerja dengan gabungan beberapa ilmu lain. paling tidak, ada dua fase utama dalam proses kerja NLP, yaitu asal mula data dan pengembangan algoritma. Pemrosesan data awal dalam NLP mencakup persiapan serta menjamin data teks. Hal ini dilakukan untuk menempatkan data dalam bentuk yang dapat diterapkan pada algoritma. Sehingga, komputer dapat menganalisis data dengan baik.

Pemrosesan data awal dapat dilakukan dengan beberapa cara:

  1. Pemberian tag part-of-speech : Kata-kata yang ditandai berdasarkan kelas katanya, seperti kata benda, kata kerja, dan kata sifat.
  2. Hapus kata-kata : Kata-kata umum dihapus dari teks sehingga kata-kata unik dengan informasi yang paling banyak tentang teks tetap ada.
  3. Lemmatization and stemmin g: Kata-kata direduksi ke bentuk dasarnya dengan menghapus awalan dan akhiran kata.
  4. Tokenization : Kata-kata dipecah menjadi unit yang lebih kecil untuk kampus.

Jenis-jenis NLP

          Setelah memulai data, saatnya melakukan pengembangan algoritma. Ada dua jenis algoritma umum yang biasa digunakan dalam NLP:

Sistem berbasis aturan

           Jenis pertama yang digunakan dalam NLP adalah menggunakan aturan linguistik yang dirancang dengan teliti. Sistem berbasis aturan  telah digunakan pada awal pengembangan NLP dan masih digunakan hingga saat ini.

Sistem berbasis pembelajaran mesin

          Jenis kedua algoritma menggunakan metode statistik. Di mana komputer belajar melakukan tugas berdasarkan data pelatihan yang diberikan, dan menyesuaikan penyesuaian mereka saat lebih banyak data yang belajar.
Sistem berbasis machine learning menggunakan kombinasi  machine learning, deep learning,  serta  neural networks.  Algoritma NLP jenis ini akan menyesuaikan aturan mereka sendiri melalui pembelajaran dan pembelajaran berulang.

Manfaat NLP

            Natural Language Processin g (NLP) dapat memberikan banyak manfaat pada bisnis yang sedang kamu jalankan. Berikut ini tujuan mengapa Anda perlu mempelajari NLP:

1. Melakukan analisis skala besar

             NLP adalah teknologi yang dapat menganalisis teks dalam skala besar pada semua jenis dokumen, sistem internal, email, media data sosial, testimoni online , dll. Selain itu, NLP memerlukan waktu dalam hitungan detik atau menit untuk memproses data dalam jumlah besar. Berbeda dengan analisis manual yang memerlukan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu.

2. Melakukan analisis yang lebih objektif dan akurat

             NLP dapat menggunakan bahasa dan Kriteria bisnismu. Sehingga ketika kamu menggunakannya, kinerja NLP akan jauh lebih akurat. Selain itu, kamu juga dapat mengubah dan terus melatih model NLP milikmu seiring dengan berkembangnya pasar bisnismu

3. Menghemat waktu dan biaya produksi

            NLP adalah teknologi fleksibel yang dapat bekerja dalam skala apapun selama 24 jam. Dengan menggunakan NLP, kamu tidak akan membutuhkan banyak pekerja produksi untuk mengoperasikan produkmu, karena NLP dan mengatur hal tersebut. Sehingga diharapkan menjadi lebih hemat waktu dan biaya.

4. Peningkatan kepuasan pelanggan

             Adanya NLP akan membantumu secara otomatis menganalisis dan mengurutkan tiket layanan pelanggan berdasarkan topik, maksud, urgensi, sentimen, dsb. Hal ini tentunya akan mempercepat pelayanan pelanggan dan meningkatkan kepuasan mereka.

5. Peningkatan produktivitas karyawan

              Ketika NLP bekerja untuk mempersingkat waktu produksi, waktu yang tersisa dapat digunakan oleh karyawan untuk melakukan pekerjaan lain yang lebih penting. Dengan begitu, produktivitas karyawan jadi lebih meningkat.
Memahami pasar dengan lebih baik. NLP juga memiliki dampak yang besar bagi pemasaran. Ketika kamu menggunakan NLP untuk memahami bahasa alami pelanggan, kamu akan memiliki pemahaman yang lebih baik dalam segmentasi pasar. Sehingga dapat menargetkan pelanggan dengan lebih baik lagi.

6. Mendapatkan wawasan nyata yang dapat ditindaklanjuti

               Manfaat yang terpenting dari NLP adalah kamu tidak akan menghadapi data dengan spekulasi belaka. Kamu akan benar-benar mendapatkan data yang terstruktur sebagai sumber berbasis data yang dapat ditindaklanjuti.

oemahbeling

See all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.

Open chat
Halo
Ada Yang Bisa Dibantu